You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pandansari
Logo Desa Pandansari
Pandansari

Kec. Kejobong, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Pusat informasi desa yang hadir untuk membantu seluruh masyarakat untuk mewujudkan tata kelola desa yang transparan, inovatif, dan melayani sepenuh hati. Selamat Datang

PERSYARATAN PENCATATAN KELAHIRAN

SUKANDAR 18 Desember 2024 Dibaca 27 Kali

PANDANSARI INFO - Pencatatan kelahiran merupakan pilar penting dalam administrasi kependudukan yang tidak boleh diabaikan oleh setiap warga negara, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang berdiam di wilayah Republik Indonesia. Di Kabupaten Purbalingga, proses ini diatur secara komprehensif dalam Peraturan Bupati (Perbup) Purbalingga Nomor 71 Tahun 2022 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan. Aturan ini memastikan setiap kelahiran tercatat dengan baik, memberikan legalitas identitas, serta mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik.

Berbagai Jenis Pencatatan Kelahiran Sesuai Perbup Purbalingga

Berdasarkan Pasal 31 Perbup Purbalingga Nomor 71 Tahun 2022, pencatatan kelahiran diklasifikasikan menjadi beberapa jenis untuk mengakomodasi berbagai situasi:

  • Pencatatan Kelahiran WNI di dalam Wilayah NKRI: Ini adalah jenis pencatatan paling umum, berlaku bagi WNI yang lahir di Indonesia.
  • Pencatatan Kelahiran WNI Bukan Penduduk yang Sedang Berkunjung ke Indonesia: Melayani WNI yang berdomisili di luar negeri namun melahirkan saat sedang berada di Indonesia.
  • Pencatatan Kelahiran Orang Asing di Wilayah NKRI: Khusus untuk WNA yang bayinya lahir di Indonesia.
  • Pencatatan Kelahiran WNI di Luar Wilayah NKRI: Digunakan bagi WNI yang melahirkan di luar negeri.
  • Pencatatan Kelahiran WNI di Luar NKRI yang Negara Setempat Tidak Menyelenggarakan Pencatatan Bagi Orang Asing: Memastikan WNI yang melahirkan di negara tanpa fasilitas pencatatan bagi orang asing tetap mendapatkan akta kelahiran.

Persyaratan Utama Pencatatan Kelahiran Bagi WNI

Proses pencatatan kelahiran bagi WNI diatur detail dalam Pasal 32. Untuk memastikan kelancaran proses, pemohon wajib melengkapi persyaratan berikut:

  • Surat Keterangan Kelahiran: Dokumen ini biasanya dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan tempat bayi lahir (rumah sakit, puskesmas, bidan) atau surat keterangan dari lurah/kepala desa jika lahir di rumah.
  • Fotokopi Buku Nikah/Kutipan Akta Perkawinan: Dokumen ini merupakan bukti sah pernikahan orang tua bayi.
  • Kartu Keluarga (KK): KK yang terbaru dari orang tua bayi diperlukan untuk proses pembaharuan.
  • KTP-el: Kartu Tanda Penduduk elektronik dari kedua orang tua. Pengecualian berlaku bagi ibu kandung yang berusia di bawah 17 tahun.

Setelah semua persyaratan terpenuhi, pemohon akan mengisi formulir pelaporan dan menyerahkan dokumen-dokumen tersebut. Petugas yang berwenang akan melakukan verifikasi dan validasi data, mencatat informasi kelahiran ke dalam register akta kelahiran, dan selanjutnya menerbitkan Kutipan Akta Kelahiran resmi.

Pencatatan Kelahiran Bagi WNI yang Tinggal atau Lahir di Luar Negeri

Pasal 33 menjelaskan prosedur bagi WNI yang melahirkan di luar negeri atau yang sedang berkunjung ke Indonesia. Persyaratan tambahan yang mungkin dibutuhkan antara lain:

  • Surat keterangan kelahiran dari negara tempat kelahiran.
  • Dokumen perjalanan (paspor).
  • Surat keterangan pindah luar negeri (bagi WNI yang akan menetap kembali di Indonesia).

Prosedur Pencatatan Kelahiran Orang Asing di Indonesia

Bagi Warga Negara Asing (WNA) yang melahirkan di wilayah NKRI, Pasal 34 Perbup Purbalingga No. 71 Tahun 2022 mengatur persyaratannya. Dokumen yang diperlukan meliputi:

  • Surat keterangan kelahiran dari fasilitas kesehatan.
  • Dokumen perjalanan (paspor) orang tua.
  • Izin Tinggal Tetap (ITAP) atau Izin Tinggal Terbatas (ITAS) orang tua.

Seluruh data kelahiran WNA akan direkam ke dalam basis data kependudukan Indonesia sesuai dengan peraturan yang berlaku, memberikan jaminan hukum atas status anak yang lahir.

Loket Layanan Pencatatan Akta Kelahiran

Untuk memudahkan masyarakat, layanan pengajuan Akta Kelahiran dapat dilakukan di:

  • Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)
  • Mal Pelayanan Publik (MPP)
  • Desa yang telah mengimplementasikan Inovasi Linggamas Gratis

Kesimpulan

Peraturan Bupati Purbalingga Nomor 71 Tahun 2022 adalah panduan komprehensif yang memastikan setiap kelahiran, baik WNI maupun WNA, tercatat secara sah. Prosedur yang jelas, persyaratan yang terperinci, serta fasilitas layanan yang memadai di Disdukcapil dan MPP, menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Purbalingga dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang prima. Dengan pencatatan kelahiran yang akurat, setiap individu mendapatkan haknya atas identitas hukum dan akses yang lebih baik terhadap berbagai fasilitas publik.

Pemerintah Desa mengajak Kepada seluruh warga masyarakat desa Pandansari untuk membuat Akte Kelahiran

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 929.582.416,00 Rp 1.968.054.908,00
47.23%
Belanja
Rp 772.516.625,00 Rp 1.993.946.301,00
38.74%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 25.891.393,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 27.811.200,00 Rp 46.352.000,00
60%
Alokasi Dana Desa
Rp 524.927.000,00 Rp 689.717.000,00
76.11%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 610.000.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 235.000.000,00
0%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 3.261.908,00 Rp 3.261.908,00
100%
Bunga Bank
Rp 126.308,00 Rp 268.000,00
47.13%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 551.561.625,00 Rp 810.367.591,00
68.06%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 101.305.000,00 Rp 1.000.100.000,00
10.13%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 96.050.000,00 Rp 146.620.000,00
65.51%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 3.200.000,00 Rp 9.260.000,00
34.56%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 20.400.000,00 Rp 27.598.710,00
73.92%