You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pandansari
Logo Desa Pandansari
Pandansari

Kec. Kejobong, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Pusat informasi desa yang hadir untuk membantu seluruh masyarakat untuk mewujudkan tata kelola desa yang transparan, inovatif, dan melayani sepenuh hati. Selamat Datang

LANGKAH MUDAH PENGURUSAN KARTU KELUARGA (KK)

SUKANDAR 24 Januari 2026 Dibaca 45 Kali
LANGKAH MUDAH PENGURUSAN KARTU KELUARGA (KK)

PANDANSARI - Kartu keluarga adalah Kartu identitas keluarga yang memuat data tentang nama, susunan dan hubungan dalam keluarga serta identitas /jumlah anggota keluarga. Kartu keluarga wajib di miliki oleh setiap keluarga. Kartu ini berisi data lengkap tentang identitas kepala keluarga dan anggota keluarganya. Setiap penduduk WNI dan orang asing yang memiliki izin tinggal tetap wajib melaporkan susunan keluarganya kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui Kepala Desa/ Lurah dan Camat. Pelaporan tersebut sebagai dasar penerbitan KK.

  Ada beberapa alur dan persyaratan yang perlu dilengkapi oleh warga masyarakat yang ingin melakukan pengajuan Kartu Keluarga (KK). Berikut adalah beberapa alur dan persyaratan yang perlu dilengkapi untuk pengajuan KK baru:

1. Warga datang ke Kantor Desa meminta Surat Pengantar Pengajuan KK dari Desa dengan membawa Kartu Keluarga yang lama dan membawa copy Buku Nikah;
2. Jika ada perubahan data dari anggota keluarga maka warga harus membawa dokumen pendukung, diantaranya :
    - Jika ada perubahan Nama, maka wajib dilampiri copy Akta Kelahiran dan Materai 10.000,-
    - Jika ada perubahan Tingkat Pendidikan, maka wajib dilampiri copy Ijazah Pendidikan terakhir
    - Jika ada perubahan Status Perkawinan, maka wajib dilampiri copy Buku Nikah
3. Setelah mendapatkan Surat Pengantar dari Desa, selanjutnya warga melakukan permohonan pengajuan KK di Kantor Kecamatan        Kejobong

4. Proses pencetakan KK baru langsung diproses dan diserahkan ke pangaju KK .

Bagaimana Jika KK Milik Warga Hilang ? 

     Jika warga mengalami kehilangan KK, maka warga harus mengurus surat kehilangan KK di Kantor Polisi Sektor (POLSEK) Kejobong  terlebih dahulu dengan membawa foto copy Kartu Keluarga. Kemudian warga mengurus pengajuan KK di Kantor Balai Desa. Langkahnya hampir sama dengan langkah pengajuan KK baru

Bagaimana Jika KK Rusak ?

     Jika KK milik warga rusak, warga cukup datang di Kantor Desa dengan membawa KK asli yang rusak dan copy Kartu Keluarga. Kemudian warga melakukan proses pengurusan KK di Balai Desa untuk membuat Surat Pengantar kemudian dilanjutkan dengan pengajuan KK di Kantor Kecamatan Kejobong.

Bagaimana Ingin Memasukkan Anak Yang Baru Lahir ke Dalam KK ?

     Jika ada anggota keluarga baru yang dalam hal ini adalah bayi, maka jika ingin memasukkan nama bayi tersebut kedalam KK harus disertai dengan Surat Kelahiran dari Bidan, Puskesmas ataupun Rumah Sakit tempat tersebut dilahirkan. Surat Kelahiran dan KK asli disertakan dalam proses pengajuan KK di Balai Desa.

Bagaimana Ingin Memasukkan Anggota Keluarga Baru dari Luar Daerah ?

     Jika ada anggota keluarga dari luar daerah yang ingin menetap dan dimasukkan kedalam Kartu Keluarga, maka dalam pengajuan KK di Balai Desa harus dilengkapi dengan Surat Pengantar Pindah Masuk dari Desa awal warga tersebut berasal.

Pembuatan Kartu Keluarga kini lebih mudah dan efisien, baik secara offline maupun online. Pastikan Anda selalu memperbarui data dalam KK jika ada perubahan dalam keluarga, seperti kelahiran anak atau perpindahan domisili, untuk menghindari masalah administratif di masa depan.

Dengan memiliki KK yang valid, berbagai keperluan administratif Anda bisa diselesaikan dengan lancar. Jadi, segera urus Kartu Keluarga jika ada perubahan dalam keluarga atau jika Anda belum memilikinya!

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 929.582.416,00 Rp 1.968.054.908,00
47.23%
Belanja
Rp 772.516.625,00 Rp 1.993.946.301,00
38.74%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 25.891.393,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 27.811.200,00 Rp 46.352.000,00
60%
Alokasi Dana Desa
Rp 524.927.000,00 Rp 689.717.000,00
76.11%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 610.000.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 235.000.000,00
0%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 3.261.908,00 Rp 3.261.908,00
100%
Bunga Bank
Rp 126.308,00 Rp 268.000,00
47.13%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 551.561.625,00 Rp 810.367.591,00
68.06%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 101.305.000,00 Rp 1.000.100.000,00
10.13%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 96.050.000,00 Rp 146.620.000,00
65.51%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 3.200.000,00 Rp 9.260.000,00
34.56%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 20.400.000,00 Rp 27.598.710,00
73.92%