PANDANSARI INFO – Semangat gotong royong dan kepedulian sosial terpancar jelas di Pendopo Balaidesa Pandansari pada Rabu (15/04/2026). Pemerintah Desa Pandansari menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) penting yang menggabungkan pelestarian adat budaya dengan upaya perlindungan generasi muda. Pertemuan ini dihadiri oleh seluruh elemen strategis desa, mulai dari Perangkat Desa, Lembaga Desa, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, hingga perwakilan Karang Taruna. Sinergi lintas generasi ini bertujuan untuk mematangkan rencana besar desa dalam waktu dekat.
Pelestarian Budaya: Persiapan Ruat Bumi
Agenda utama dalam musyawarah ini adalah Pembentukan Panitia Kegiatan Tasyakuran Ruat Bumi. Sebagai tradisi turun-temurun, Ruat Bumi bukan sekadar ritual, melainkan bentuk syukur warga Pandansari atas hasil bumi dan doa keselamatan bagi seluruh warga masyarakat desa.
Dalam diskusi tersebut, poin-poin yang disepakati meliputi:
-
Pembentukan Panitia : Penunjukan penanggung jawab untuk setiap seksi kegiatan guna memastikan acara berjalan khidmat.
-
Penggalangan Swadaya: Mengingat ini adalah hajat bersama, disepakati mekanisme penggalangan dana swadaya masyarakat yang transparan dan sukarela sebagai wujud kebersamaan (sengkuyung).
-
Rangkaian Acara: Pembahasan teknis mengenai prosesi doa bersama dan pagelaran seni budaya yang direncanakan akan mengisi acara tersebut.
Proteksi Generasi: Sosialisasi Bahaya Narkoba
Selain membahas tradisi, forum ini juga menjadi sarana strategis untuk Sosialisasi Bahaya Narkoba. Pemerintah desa memandang pentingnya membekali para tokoh masyarakat dan pemuda (Karang Taruna) dengan pemahaman mengenai ancaman zat adiktif.
"Ruat Bumi adalah upaya kita membersihkan desa secara spiritual, sementara pemberantasan narkoba adalah upaya kita membersihkan desa dari ancaman sosial yang nyata. Keduanya harus jalan beriringan agar Pandansari tetap kondusif dan pemudanya berdaya," ujar salah satu tokoh masyarakat dalam forum tersebut.
Hasil Kesepakatan
Melalui musyawarah yang berjalan demokratis ini, telah tersusun struktur panitia inti yang akan langsung bekerja melakukan koordinasi lapangan. Peran Ketua RT dan RW menjadi kunci dalam mensosialisasikan rencana swadaya masyarakat kepada warga di lingkungan masing-masing.
Pertemuan ditutup dengan komitmen bersama untuk menyukseskan Tasyakuran Ruat Bumi tahun 2026 ini dengan tetap menjaga nilai-nilai kesederhanaan namun penuh makna, serta memperketat pengawasan lingkungan terhadap peredaran gelap narkoba di wilayah Desa Pandansari.