Pemerintah Desa Pengalusan Kunjungi Desa Pandansari: Rajut Silaturahmi dan Gali Strategi Perluasan Desa Anti-Korupsi
PANDANSARI INFO – Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel, Pemerintah Desa (Pemdes) Pengalusan , Kecamatan Mrebet , melaksanakan kunjungan kedinasan ke Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Kunjungan ini digelar dalam rangka silaturahmi sekaligus sharing (berbagi) kegiatan Perluasan Desa Anti-Korupsi di wilayah Kabupaten Purbalingga.
Desa Pandansari dipilih sebagai lokus kunjungan bukan tanpa alasan. Pada tahun 2024 lalu, desa ini resmi ditunjuk dan sukses menjadi pilot project (proyek percontohan) Perluasan Desa Anti-Korupsi di Kabupaten Purbalingga. Pengalaman serta keberhasilan Desa Pandansari dalam memenuhi indikator-indikator desa anti-korupsi inilah yang ingin diadopsi dan dipelajari oleh Pemdes Pengalusan .
Sinergi dan Komitmen Bersama
Kedatangan rombongan dari Desa Pengalusan yang dipimpin oleh Sekretaris Desa beserta perangkatnya, disambut hangat oleh Kepala Desa Pandansari beserta jajaran Pemerintah Desa yang lain.
Dalam pembukaannya , Sekretaris Desa Pengalusan menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah nyata desa mereka untuk mulai mengintegrasikan nilai-nilai integritas dan transparansi ke dalam sistem pemerintahan desa,dan untuk mengetahui tentang Indikator Desa Anti Korupsi Secara gamblang dan Jelas," Imbuhnya
"Kami hadir di Desa Pandansari untuk belajar secara langsung mengenai implementasi di lapangan. Menjadi desa anti-korupsi bukan hanya soal pemenuhan administrasi, tetapi juga membangun budaya transparansi dan pelibatan masyarakat yang kuat. Desa Pandansari sudah membuktikannya sejak tahun 2024," ujarnya.
Berbagi Kunci Sukses 5 Komponen Desa Anti-Korupsi
Dalam sesi sharing yang berlangsung interaktif, Pemdes Pandansari memaparkan kiat-kiat sukses mereka dalam memenuhi 5 komponen utama Desa Anti-Korupsi yang diamanatkan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), yaitu:
-
Penguatan Tata Laksana: Digitalisasi pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
-
Penguatan Pengawasan: Efektivitas peran BPD dan masyarakat dalam mengawasi anggaran.
-
Penguatan Kualitas Pelayanan Publik: Kemudahan, kepastian, dan ketiadaan pungli dalam pelayanan.
-
Partisipasi Masyarakat: Keterlibatan aktif warga dalam perencanaan dan pertanggungjawaban pembangunan.
-
Kearifan Lokal: Menginternalisasi nilai-nilai budaya lokal yang mendukung integritas.
Sementara itu, Kepala Desa Pandansari menyambut baik antusiasme dari Pemdes Pengalusan . Pihaknya menegaskan bahwa status sebagai pilot project membawa tanggung jawab moral untuk menularkan virus-virus kebaikan dan integritas ke desa-desa lain di Kabupaten Purbalingga.
"Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman. Kunci utama dari keberhasilan program ini adalah komitmen dari kepala desa, keterbukaan perangkat desa, dan konsistensi dalam melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan," ungkap Kepala Desa Pandansari.
Langkah Maju Menuju Purbalingga Bebas Korupsi
Kegiatan kunjungan kedinasan ini diakhiri dengan sesi diskusi teknis antar-perangkat desa dan peninjauan langsung ke ruang pelayanan publik serta dokumen pendukung yang ada di Desa Pandansari.
Melalui momentum silaturahmi dan studi tiru ini, diharapkan Pemdes Pengalusan dapat segera mengimplementasikan ilmu yang didapat untuk mempersiapkan diri menjadi Desa Anti-Korupsi berikutnya. Langkah sinergis antar-kecamatan ini diharapkan mampu mengakselerasi terwujudnya tata kelola pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan berintegritas di seluruh wilayah Kabupaten Purbalingga. (Red)