You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Pandansari
Logo Desa Pandansari
Pandansari

Kec. Kejobong, Kab. Purbalingga, Provinsi Jawa Tengah

Pusat informasi desa yang hadir untuk membantu seluruh masyarakat untuk mewujudkan tata kelola desa yang transparan, inovatif, dan melayani sepenuh hati. Selamat Datang

Penerimaan bantuan sosial tunai (BST) di Desa Pandansari Berjalan Lancar dan Tetap Sesuai Prokes

SUKANDAR 28 Januari 2021 Dibaca 33 Kali
Penerimaan bantuan sosial tunai (BST) di Desa Pandansari Berjalan Lancar dan Tetap Sesuai Prokes

Forum Kesehatan Desa (FKD) Desa Pandansari mengadakan pertemuan rutin di PKD Desa Pandansari (28/01/2021), pertemuan yang dihadiri oleh seluruh anggota FKD, Bidan Desa dan Perwakilan dari Pemerintah Desa pandansari ini bertujuan untuk mengevaluasi Kinerja, Capaian serta permasalahan yang dihadapi.

Ketua FKD, Hadirin, pada sambutanya menyatakan sangat senang atas terselenggaranya acara ini. Hal ini disebabkan karena selama ini kinerja FKD dirasa masih kurang maksimal.
“Karena Kesibukan pengurusnya dan lain hal, peranan FKD dimasyarakat selama ini masih kurang terasa. Dengan adanya acara ini diharapkan kedepanya akan lebih baik” Ungkapnya.
Senada dengan Ketua FKD, Bidan Desa, Endah, juga mengharapkan peningkatan kinerja dari FKD. Menurut beliau, FKD adalah tonggak dari Upaya Kesehatan Berbasis Masyarakat (UKBM) dimana Masyarakat peduli dengan permasalahan kesehatan yang terjadi di lingkunganya.
“Apabila ada permasalahan kesehatan di lingkunganya, masyarakat secara mandiri mengidentifikasi dan mengatasi masalah tersebut sehingga tujuan akhirnya adalah terbentuk Desa Sehat Mandiri” Jelasnya.
“Agar target terbentuknya Desa Sehat Mandiri dapat segera terwujud, diharapkan agar pertemuan seperti ini rutin berjalan setiap tiga bulan sekali”,tambahnya.

Dalam evaluasi kegiatan yang dipimpin oleh Bapak Hadirin selaku Ketua FKD, dibahas berbagai masalah kesehatan yang muncul di Desa Pandansari. Permasalahan yang muncul antara lain tentang Penanganan Sampah, Saluran pembuangan air limbah, jambanisasi dan penanganan penyakit menular. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya dengan cara penambahan kepengurusan dibidang pemberdayaan masyarakat agar sosialisasi dan edukasi masyarakat dapat berjalan maksimal.

Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 929.582.416,00 Rp 1.968.054.908,00
47.23%
Belanja
Rp 772.516.625,00 Rp 1.993.946.301,00
38.74%
Pembiayaan
Rp 0,00 Rp 25.891.393,00
0%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa
Rp 0,00 Rp 10.000.000,00
0%
Dana Desa
Rp 373.456.000,00 Rp 373.456.000,00
100%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 27.811.200,00 Rp 46.352.000,00
60%
Alokasi Dana Desa
Rp 524.927.000,00 Rp 689.717.000,00
76.11%
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp 0,00 Rp 610.000.000,00
0%
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp 0,00 Rp 235.000.000,00
0%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 3.261.908,00 Rp 3.261.908,00
100%
Bunga Bank
Rp 126.308,00 Rp 268.000,00
47.13%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 551.561.625,00 Rp 810.367.591,00
68.06%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 101.305.000,00 Rp 1.000.100.000,00
10.13%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 96.050.000,00 Rp 146.620.000,00
65.51%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 3.200.000,00 Rp 9.260.000,00
34.56%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 20.400.000,00 Rp 27.598.710,00
73.92%